Pengertian Troubleshooting
Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan Hardware.
Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software, sedangkan untuk permasalahan dengan Brainware, penulis hanya dapat memberikan saran “istirahat dulu deh, he…”.
Pengertian Hardware
Perangkat keras (hardware) merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.terdapat beberapa komponen dasar komputer yang wajib dimiliki agar beroprasi dengan baik.perangkat keras yang wajib dimiliki adalah:
  1. monitor : perangkat keras yang berguna untuk memvisualisasikan output dari proses yang terjadi di PC,
  2. Keyboard : alat input terpenting yang digunakan untuk memasukkan karakter huruf, angka, maupun perintah-perintah khusus ke komputer.
  3. Motherboard : tempat melekatnya berbagai komponen komputer. Motherboard sebagai media komunikasi antara CPU, memory, BIOS, CMOS, perangkat video, perangkat suara, perangkat penyimpan data, Chipset, dan masih banyak lagi.
  4. Memory : dimanfaatkan untuk menyimpan data secara sementara atau dalam jangka watu yang lama. RAM adalah jenis perangkat yang sangat menentukan kinerja komputer. Pada saat pertama kali komputer dinyalakan proses yang terjadi adalah inisialisai semua perangkat dan selanjutnya informasi ini akan disimpan di RAM.
  5. RAM memiliki banyak fungsi, akan tetapi yang terpenting adalah menimpan hasil eksekusi program dan sistem driver dari perangkat keras yang digunakan.
  6. Harddisk : media penyimpanan yang dibangun dari satu atau lebih piringan metal yang diatur secara horizontal terhadap poros putaran piring tersebut.
Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.
Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
  • Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
  • Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.
  • dsb.
Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
  • Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
  • Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
  • dsb.
Tabel Pendeteksian Masalah
Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
Komponen Pendeteksian Masalah
  1. Power Supply Analisa Pengukuran
  2. Motherboard
  3. Speaker
  4. RAM Analisa Suara
  5. VGA Card + Monitor
  6. Keyboard Analisa Tampilan
  7. Card I/O
  8. Disk Drive
  9. Disket
Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.
Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
  • Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
  • Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
  • Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
  • Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
  • Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
  • Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.
Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.
Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
  • Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
  • Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
  • Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.
Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkaya pengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal
Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut. Semoga pembahasan sederhana tentang troubleshooting ini dapat bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.

Troubleshooting Hardware Software

Permasalahan PC tidak aktif sama sekali,tidak adanya respon dari CPU dan monitor.Lampu led pada pwer CPU dan Monitor tidak menyala/mati.
Analisa: Power Supply tidak aktif atau mati
Solusi: Ganti Power supply dengan yang baru.
Permasalahan:Ketika di power on tidak ada respon dari CPU akan tetapi monitor menyala.CPU mati total,lampu led yang ada di mainboard mati dan colling fan mati.
Analisa: Mainboard rusak atau mati
Solusi: Ganti mainboard yang mati dengan yang hidup,tetapi disesuaikan dengan processor yang dia pakai.
Permasalahan: CPU suka merestart tiba-tiba atau mendadak
Analisa: Mainboard,RAM,chipset dan perangkat tambahan kotor
Solusi: Bersihkan mainboard,RAM,Chipset dan perangkatt tambahan seperti hardisk
Permasalahan:Ketika menyalakan monitor,tampak garis-garis vertical berada dalam monitor
Analisa: Fan yang berada di VGA AGP tidak menyala atau hidup
Solusi:Ganti VGA AGP yang mati dengan yang masih hidup.
Permasalahan: Program Winamp berjalan dengan baik,equilezzernya pun berjalan akan tetapi sound card tidak mau mengeluarkan suara.
Analisa: Soundcard rusak
Solusi: Ganti soundcard yang rusak dengan yang masih hidup/mengeluarkan suara.ganti soundcard dengan souncard slot PCI
Permasalahan: Ketika CPU di power on terdengar bunyi beep 1 kali akan tetapi panjang sekali
Analisa: RAM Rusak
Solusi: Ganti RAM yang rusak dengan RAM yang baru
Permasalahan: CPU menyala akan tetapi monitor tidak mau menyala,dan menampilkan pesan No signal,padahal kabel sudah terkoneksi ke port VGA
Analisa: Kabel yang menghubungkan ke port VGA rusak atau agak terputus
Solusi:Membongkar Monitor dan mengganti kabel yang menhubungkan VGA dengan yang masih baik
Permasalahan: CPU ketika di power on menyala akan tetapi tidak lama kemudian hang atau tidak merespon sama sekali.
Analisa: Colling Fan untuk pendingin processor mati
Solusi:Ganti colling Fan pendingin processor dengan yang masih baik.
Permasalahan:Mouse simbadda dengan kabel USB dan port ps/2,cursor tidak mau berjalan ketika mouse di tancapkan ke port ps/2 akan tetapi cursor mouse berjalan jika mouse di tancapkan ke USB
Analisa: Port ps/2 rusak
Solusi:Ganti port ps/2 yang lama dengan port ps/2 dengan slot PCI yang masih bagus atau berfungsi
Permasalahan:Lupa password sistem yang harus diketikan ketika menyalakan PC
Analisa: Password salah
Solusi: Ambil batere CMOS yang berada di mainboard kemudian masukan lagi seperti halnya tadi.
Permasalahan printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas
Analisa: Printer error
Solusi: Lepaskan head dan catridge dari printer. Pisahkan catridge tinta dari head .Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Goyang -goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair. diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head). Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering. Satukan kembali catridge tinta dengan head.. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak
Permasalahan:Habis beli computer baru……lalu install ulang computer dengan OS windows XP service pack 2…..tetapi ketika ingin install drivernya…..tiba2 tidak mau di install….??
Analisa: Driver yang digunakan tidak support dengan XP akan teapi Vista
Solusi: Masuk ke halaman web lalu cari driver yang sesuai akan tetapi supprt dengan windows XP setelah itu download driver tersebut.
Permasalahan: Pada tampilan windows ketika kami meng-cut folder dari direktori 1 ke direktori 2,dan kami me-pastenya berjalan lancer akan tetapi folder yang dari direktori 1 masih ada…tidak hilang…dalam windows normal biasanya folder hilang? Kalau virus padahal telah memakai antivirus AVG
Analisa: Terjangkit Virus
Solusi: Uninstall antivirus yang sebelumnya digunakan,lalu install anti virus yang membersihkan luarnya seperti PC MAV setelah intu install antivirus untuk membersihkan dalam seperti kapersky atau mcafee.
Permasalahaan:Komputer tidak muncul di Network Neighborhood atau My Network Places
Analisa :Jaringan Error
Solusi periksa…..Apakah fitur “Microsoft File and Printer Sharing” telah terinstall? Cek fitur ini melalui Control Panel -> Network Connections -> Local Area Connection,lau ping dengan jaringan setelah itu sharing data….
Permasalahan:Ketika Kami mengistall program Microsoft office 2003 tiba2 muncul tulisan data uncured please insert your cd
Analisa:Ada sebagian data yang hilang
Solusi:Ganti dengan CD yang baru dan tidak bajakan…
Permasalahan:Ketika kami ingin mencabut flasdisk dan safely remove hardware tiba2 muncul tulisan problem ejecting USB storage device
Analisa :Masih ada program yang berjalan
Solusi:Hentikan semua program yang kita jalankan termasuk scanning virus……kalau tidak bias juga,di dalam flasdisk terdapat virus mungkin discan dulu lalu di remove.
Permasalahan:Ketika memasang jaringan dengan 2 komputer tiba2 di tampilan taskbar terdapat tulisan unplug
Analisa:Kabel yang dipasang tidak benar
Solusi:Cek atau periksa kabel jaringan yang digunakan,lalu periksa mode pemasanganya straight atau cross
Permasalahan:Ketika kita akan menjalanka program command promt atau CMD yang kita ketikan pada run tiba-tiba tidak muncul program tersebut
Analisa:Ada system yang terinfeksi dengan Virus
Solusi:Repair computer tersebut dengan CD OS yang sebelumnya digunakan.
Permasalahan:ketika main game tiba-tiba suara sound mati dan tampilan berjalan dengan tersendat sendat
Analisa:RAM tidak mencukupi
Solusi:Tambahkan memory ke yang lebih tinggi

1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
instalas%20debian%201 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
4. Lalu pilih bahasa yang akan digunakan, kita pilih yang Indonesia, lalu enter.
instalasi%20debian%202 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
5. Selanjutnya muncul pilih layout keyboard, kita pilih yang Inggris Amerika, lalu enter.
instalasi%20debian%203 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
6. Setelah itu tunggu proses deteksi hardware untuk penggerak CD-ROM.
instalasi%20debian%204 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.
instalasi%20debian%205 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
8. Setelah itu akan muncul mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk melanjutkan proses instalasi.
instalasi%20debian%206 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
9. Setelah itu isi nama host untuk sistem ini, contohnya latief, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%207 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
10. Setelah itu tunggu proses untuk memulai program pemartisi harddisk.
instalasi%20debian%208 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
11. Selanjutnya muncul partisi harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.
instalasi%20debian%209 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
12. Selanjutnya muncul pilih harddisk yang akan dipartisi, lalu enter.
instalasi%20debian%2010 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
13. Muncul pola partisi, pilih yang pertama, lalu enter.
instalasi%20debian%2011 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
14. Setelah itu muncul panduan tentang proses partisi pilih yang kedua, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2012 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
15. Selanjutnya tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2013 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
16. Setelah itu muncul mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu anda, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2014 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
17. Selanjutnya membuat password untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan, lalu tekan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2015 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
18. Selanjutnya tulis ulang kembali password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2016 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
19. Setelah itu tulis nama lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2017 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
20. Selanjutnya tulis nama untuk akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2018 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
21. Setelah itu masukan password untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2019 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
22. Lalu masukan kembali password untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2020 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
23. Setelah itu tunggu proses memasang sistem dasar.
instalasi%20debian%2021 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
24. Setelah itu muncul jendela gunakan suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2022 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
25. Setelah itu muncul jendela seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2023 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
26. Setelah itu tunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak.
instalasi%20debian%2024 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
27. Setelah itu muncul survey penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2025 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
28. Selanjutnya memilih perangkat lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2026 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
29. Selanjutnya memilih resolusi gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2027 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
30. Selanjutnya tunggu proses memasang boot loader GRUB.
instalasi%20debian%2028 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
31. Selanjutnya memasang boot loader GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2029 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
32. Setelah itu instalasi selesai, kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2030 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
33. Setelah proses instalasi selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi (latief), lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2031 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
34. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.
instalasi%20debian%2032 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
35. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda.
instalasi%20debian%2033 Langkah langkah Menginstal Linux Debian
Selamat mencoba! icon wink Langkah langkah Menginstal Linux Debian


Situs resmi KDE - www.kde.org

Situs resmi GNOME - www.gnome.org






KDE dan Gnome Semakin Mendekati Desktop Windows

KDE dan Gnome, keduanya merupakan proyek open source yang memberikan keindahan terhadap hampir semua instalasi Linux, dan ditambah dengan revisi terbarunya yang meningkatkan usability dan kesiapan menuju enterprise yang nantinya membuat Linux sebagai alternatif Windows pada mainstream desktop corporate.

Dua bulun lalu, KDE merilis versi terbarunya yaitu 3.3, sedangkan Gnome sendiri bulan lalu merilis versi 2.8. Beberapa perubahan besar terjadi dalam KDE 3.3 dan Gnome 2.8, yaitu terletak pada masing-masing program e-mail client dan kolaborasi antarkeduanya, yaitu Kontact dan Evolution. Kedua aplikasi tersebut memang terintegrasi dengan baik ke dalam masing-masing desktop-nya, yaitu Kontact dengan KDE dan Evolution dengun Gnome, dan keduanya telah mencakup semua hal yang berhubungan dengan fungsionalitas groupware, tapi pada percobaan yang dilakukan di Labs eWEEK menemukan bahwa Evolution lebih nyaman dan enak untuk digunakan.

Gnome 2.8 yang rilis awal bulan lalu, sekaligus menandakan penantian panjang akan Evolution versi 2.0, di mana untuk kali pertama hadir sebagai bagian yang terintegrasi pada lingkungan desktop Gnome.

Pada Evolution 2.0 ini dilengkapi dengan kemampuan spam-filtering yang menakjubkan. Aplikasi ini terhubung dengan SpamAssassin pada proses di belakangnya dan saat tes, menyarankan agar kita memindahkan pesan e-mail tersebut ke direktori "junk" untuk pemeriksaan selanjutnya.

Dengan dukungannyaterhadap GroupWise groupware server dari Novell Inc. dan Exchange Server 2000 dan Exchange Server 2003 buatan Microsoft, membuat Evolution semakin populer dari produk-produk e-mail client lainnya, termasuk Thunderbird 0.8 dari Mozilla dan Kontact dari KDE. Dan sekarang setelah Novell merilis plug-in Exchange miliknya di bawah lisensi GPL, agar kemampuan Exchange dapat juga menyebar ke Thunderbird dan Kontact.

Kontact, terbaru yang dirilis dalam bundel KDE 3.3 memberikan jawaban terhadap Evolution, karena Kontact terbaru ini merupakan aplikasi groupware yang menggabungkan aplikasi-aplikasi e-mail, kontak dan scheduling dari KDE menjadi sebuah aplikasi client.

Dengan semakin berkembangnya kedua aplikasi tersebut, semakin memperlihatkan kemampuan desktop Linux untuk mendekati desktop Microsoft.

Sumber : InfoLinux 11/2004







Perbedaan GNOME dan KDE


GNOME adalah (GNU Network ObjectModel Environment). Tampilan Desktop GNOME terdiri dari beberapa komponen, yaitu gtk-engine, gtk-themes, metacity dan icons. Engine default dalam GTK 2.4 default terdiri dari Clearlooks, Crux, Industrial, Light-Blue, Metal, Mist dan Smooth. Tema GNOME dibuat dengan menyesuaikan engine yang dipakai untuk menampilkan warna dan efek yang diinginkan. Tema-tema default tentunya bisa anda dapatkan dari aplikasi distribusi Linux yang dipakai dengan nama tema yang tidak jauh dari nama engine di atas. proyek GNOME menyediakan dua hal-hal: lingkungan desktop GNOME, suatu desktop yang menarik dan intuitif untuk para pemakai, dan platform pengembangan GNOME, suatu kerangka luas untuk bangunan aplikasi yang mengintegrasikan ke dalam sisa dari desktop. GNOME ini juga memiliki sifat-sifat Free, Usable, Accessible, International, Developer-friendly, Organized, Supported, A community.

KDE adalah (K Desktop Environment) merupakan salah satu windows manager di sistem operasi berbasis UNIX. Pembuatan aplikasi yang berjalan di KDE harus mengikuti standar antarmuka yang ramah dan efisien bagi penggunanya. KDE adalah sebuah aplikasi desktop environment untuk sistem operasi berbasis UNIX (termasuk Linux, FreeBSD, NetBSD dan lain-lainnya). Fungsinya adalah untuk mengurangi penggunaan command line yang mungkin terlalu rumit bagi pengguna yang awam di sistem operasi berbasis UNIX tersebut, sehingga pengoperasiannya semudah mengoperasikan desktop pada lingkungan Windows maupun MacOS. KDE ini berisi full grafis dan membutuhkan memori yang besar.


1.KDE berorientasi pada tampilan grafis shg tampilannya lebih cantik daripada GNOME yang tidak terlalu "menaruh perhatian besar pada tampilan walaupun juga tidak mengabaikannya sama sekali" 
2. GNOME lebih irit memori daripada KDE, sehingga performa GNOME relatif lebih cepat daripada KDE (ini mungkin krn GNOME tidak berorientasi pada grafis tetapi lebih kepada penghematan memori).



Website Resmi GNOME 3

Meski masih beberapa bulan dari jadwal yang telah ditetapkan, namun rilis GNOME 3 seakan telah menjadi kenyataan. Saat masih terdapat beberapa bulan lagi dari jadwal rilis yang telah dibuat, namun tim proyek GNOME telah merilis website GNOME 3 yang menyajikan berbagai macam fitur inti dan area fokus yang menyajikan tampilan dari gaya visual yang baru. Website resmi GNOME 3 dapat diakses pada url http://gnome3.org.
Untuk GNOME 3, para pengembang dari proyek GNOME memulainya dari awal dan menciptakan hal ini dari yang benar-benar baru, desain desktop modern untuk pengguna dan teknologi saat ini. Berikut sejumlah hal yang dapat Anda peroleh dari versi GNOME terbaru yang diterjemahkan dari situs http://gnome3.org.
  • Desktop yang Indah
Desktop baru GNOME menyajikan tampilan yang lebih elegan ke level yang baru. Para pengembang GNOME telah menghilangkan sejumlah permasalahan yang masih terjadi di desktop GNOME versi sebelumnya, namun tetap membuat desktop ini tetap mudah untuk digunakan oleh para pengguna. Pengembang GNOME juga ingin menjadi desktop GNOME sebagai desktop terindah yang pernah mereka buat, dengan tampilan tema visual yang baru, tampilan font yang lebih halus dan penggunaan animasi yang lebih baik.
  • Penampil Gambaran Sekilas
Tampilan aktivitas menyediakan kemudahan akses ke semua jendela dan aplikasi yang ada. Hal ini merupakan cara yang baik untuk melacak semua kegiatan yang sedang berlangsung. Para pengembang juga telah menyediakan beberapa cara cepat dan cara mudah untuk mengakses tampilan kegiatan, termasuk tombol aktivitas di keyboard (lebih dikenal dengan nama Windows key) dan berbagai aktivitas pada bagian sudut desktop.
  • Penampil Pesan yang Sudah Terkemas Secara Langsung
Komunikasi adalah bagian penting dari desktop modern, namun hal ini merepotkan ketika Anda harus beralih jendela untuk membalas pesan. Itu sebabnya GNOME 3 akan terus membiarkan Anda tetap melanjutkan komunikasi tanpa perlu beralih jendela untuk membalas pesan. Itu sebabnya GNOME 3 akan membiarkan Anda untuk terus melanjutkan percakapan Anda tanpa perlu mengubah fokus. Kemampuan untuk memasukan balasan langsung ke pemberitahuan pesan membuat pengiriman pesan dapat lebih mudah dan cepat.
  • Bebas Gangguan Komputasi
GNOME 3 dirancang untuk mengurangi gangguan dan interupsi dan untuk menempatkan Anda dalam kontrol. Sistem pemberitahuan baru di GNOME 3, menyajikan pesan dan akan menyimpannya hingga Anda siap untuk menempatkan Anda pada kontrol. Sistem pemberitahuan yang baru menyajikan pesan dan akan menyimpannya sampai Anda siap menggunakan pesan tersebut. Panel GNOME 3 juga telah diperbaharui sehingga menjadi bagian dari background dan bukan sebagai foreground.
  • Semuanya di Ujung Jari Anda
Dengan menggunakan desktop GNOME yang baru, semuanya dapat dengan cepat diakses dari keyboard. Tekan tombol kegiatan dan pencarian, sangat mudah seperti itu. Anda akan menyukai fitur ini jika Anda adalah pengguna yang menyukai segala sesuatu berjalan dengan cepat.
  • Sistem Pengaturan yang Telah di Desain Ulang
Pengaturan sistem telah sepenuhnya di desain ulang untuk GNOME 3, sehingga desktop ini menjadi lebih mudah digunakan dari versi sebelumnya. Terdapat sejumlah fitur baru yang terdapat dalam pengaturan sistem, seperti kemampuan untuk menggunakan gambar sebagai latar belakang desktop Flickr, dan sebagainya.
GNOME 3 merupakan desktop yang penuh dengan fitur baru. Berikut adalah sejumlah hal lain yang dapat Anda peroleh pada GNOME 3. Beberapa diantaranya:

  • Window tilling untuk membuat penggunaan sejumlah window menjadi lebih sederhana dan mudah
  • Peningkatan fungsi aplikasi file manajemen
  • Dark application theme jika Anda ingin fokus pada gambar dan video
  • Tampilan workspace yang telah di desain ulang sehingga Anda dapat dengan mudah mengatur window Anda
  • Pengalaman yang memuaskan; apapun jenis komputer yang Anda gunakan, GNOME 3 akan terasa menjadi rumah yang nyaman bagi netbook maupun komputer lain yang berukuran lebih besar


KDE (K Desktop Environment), sebuah lingkungan desktop yang terkenal stabil, mudah digunakan, dan cocok untuk pemula adalah proyek open-sourcebesar dengan 800 lebih kontributor dan 2,6 juta baris program. KDEtidaklah serta merta muncul begitu saja seperti mainan seorang pesulap.Sejak kelahirannya Oktober 1996, proyek KDE sudah melewati masa balitanyadengan peluh dan segala kericuhan. Tulisan ini mencobamengangkat beberapa sisi lain dari hikayat perjalanan KDE, mulai darikelahiran hinggaperkembangannya.

Dari Tubingen ke Penjuru Dunia

Matthias Ettrich adalah seorang mahasiswa Universitas Tubingen, Jerman yang di pertengahan tahun90-an dikenal sebagai programer LyX. Ketika masa-masa penggunaan TeX sebagai typesetter yang profesional merambah ke mahasiswa, Matthias melihat bahwa ada hal yang masih lowong dengan LaTeX: sebuah antarmuka grafis. Tidak ada yang menyangkal bahwa cetakan hasil typesetting LaTeX sungguh berkualitas, akan tetapi banyakpula yang mengeluhkan susahnya menggunakan LaTeX sehari-hari. Memang, bagi kebanyakan orang menjalankan perintah baris yang penuh dengan trik sana-sini lebih mirip dengan pekerjaan seorang programer tatkala melakukan compileprogramnya.
LyX adalah aplikasi kecil yang akhirnya menjadi 'bayi' kesayangan Matthias. Apayang ditawarkan LyX sesungguhnya relatif sederhana: kemudahan menyusun dokumen dengan tampilan grafis yang menggunakan menu dan fitur ala WYSIWYG (What YouSee Is What You Get). Namun, sebenarnya sendiri LyX adalah front-end untuk LaTeX. Dengan kata lain, LyXtetap memanfaatkan LaTeX manakala akan mencetak dokumen. Hasil akhirnya,seorang user bisa menikmati kecanggihan LaTeX namundengan kemudahanantarmuka grafis.
Bersyukurlah bahwa Matthias Ettrich tidak berhenti hanya dengan LyX. Di satu masasekitar musim gugurtahun 1996, ia mengirimkan e-mail ke mailing-list LyX:
To: lyx@via.ecp.fr
Subject: Kool Desktop Environment
From: ettrich@peanuts.informatik.uni-tuebingen.de
Date: Mon, 14 Oct 1996 15:19:00 +0100 (MET)
Reply-To: lyx@zen.via.ecp.fr
Sender: owner-lyx@zen.via.ecp.fr
Hello,

I try to start another project with the goal to make Unix/X11 more
userfriendly. I just want to start this and do little coding, most
of my programming time will still go into the LyX development.
yang diikuti dengan penjelasan panjang lebar mengenai visinya sendiri tentang KoolDesktop Environment, proyek yang sasarannya adalah membuat Unix menjadi ramah dan mudah digunakan (user-friendly). Belakangan nama Kool DesktopEnvironment ini diringkaskan menjadi KDE saja, dan malahan akhirnya K pada KDE tidak lagi berasosiasi dengan Kool.
Karena tujuannya yang relatif ambisius, tentu saja makan waktu cukup lama bagi tim KDE (yang dikepalai oleh Matthias) untuk menelurkan versi pertama dari KDE.Apalagi, karena betul-betul dibangun dari awal, maka terdapatbanyak sekali pekerjaan-pekerjaan berat (yang sifatnya membangun fondasi dasar) yang harusdikerjakan dengan sungguh-sungguh. Tim ini juga memutuskan untuk menggunakanberbagai lisensi perangkat lunak open-source untuk KDE dan infrastrukturnya.
Setelah penuh perjuangan mendesain, memprogram, dan menyusun berbagai komponen yang diperlukan bagi terwujudnya sebuah lingkungan desktop, makamusim panas tahun1998 menandai dilepasnya KDE 1.0, versi stabil pertamayang dapat diinstalasi dan dinikmati oleh pengguna Linux. Tidak hanya itu,KDEjuga tersedia untuk varian Unix yang lain, antara lain FreeBSD,HPUX, dan Sun Solaris.
KDE 1
Tampilan KDE 1.0
KDE versi pertama ini terdiri atas beberapa perangkat dasar. Sesuai namanya, yang utama ditawarkan KDE adalah lingkungan desktop yang modern,mencakup sistem menu (KStart), panel seperti taskbar-nya Windows(KPanel), serta window manager (KWM). Sebagai catatan,sungguhpun KDE mempunyai window managernya sendiri, yakni KWM, tidak adamasalah jika KDE digunakan bersama window manager lain seperti WindowMaker atau Enlightment.
Di samping lingkungan desktop, KDE juga menawarkan sejumlah aplikasi yang sangat bermanfaat. Ada file manager untuk mengurusi file dan harddisk, ControlCenter guna mengatur berbagai konfigurasi sistem (KControl), imageviewer untuk melongok isi file gambar , terminal emulator bernama Konsole, e-mail client (KMail), dialer (kppp), organizer (KOrganizer) dan puluhan aplikasi lainnya. Selain memiliki konsistensi tampilan (dalam soal menu, ikon, dantata warna), kesemua aplikasi ini juga saling terintegrasi dengan baik.Sebagai contoh, mengklik file PNG di file manager akan otomatik mengeksekusi image viewersehingga isi file PNG tersebut bisa dilihat dengan mudah.
Rendah Hati, Bertangan Dingin Banyak orang bilang bahwa programer, hacker, developer, maupun jagoan komputer biasanya congkak danbanyak omong. Nah, Matthias Ettrich adalah kebalikan dari semua itu. Mengenang perjumpaan penulis dengan Matthias sekitar dua tahun yang silamdi Karlsruhe, mudah untuk diamati bahwa memang kesan penampilan yangramah dan menarik langsung tersiratkan dalam dirinya. Matthias juga samasekalitidak sombong dan malahan cenderung pemalu sehingga bahkan banyakyang tidak tahu (dan tidak menyangka) bahwa LyX dan KDE lahir dari tangan dinginnya. Setelah menyelesaikan studi di UniversitasTubingen, kini Matthias bekerja di Trolltech untuk terus memoles Qt menjadi toolkit yangprofesional.
Keseragaman dan kerjasama yang baik antar aplikasi KDE dimungkinkan karena kesemuanya dibangun dengan menggunakan pustaka standar KDE, yang lazim disebut sebagai kdelibs.Pustaka ini mencakup kumpulan rutin yangdibutuhkan untuk pemrograman aplikasi grafis, fitur network, dan interaksi dengan pengguna. Kehadiran pustaka seperti ini telah dinanti-nanti oleh banyak orang, terutama programer yang berkehendak membangun aplikasi berbasis grafis dengan mudah dan nyaman.
Karena menawarkan sesuatu yang baru dan memikat, KDE 1 cepat sekali menarik perhatian orang. Tercatat SuSE, sebuah distro yang bermarkas di Jerman, menyertakan KDE 1 pada SuSE versi 6.0. Di sisi lain, meski Red Hatsaatitu belum melirik KDE, instalasi KDE 1.0 dalam bentuk paket RPM tidakresmi plus petunjuk instalasinya untuk Red Hat 5.2 telah tersedia danlangsung dicoba oleh banyak orang. Pun tersedia paket-paket serupa untukdistro lain.
Di sisi lain, kesuksesan KDE 1 tidak membuat tim programer KDE (yang akhirnya kian bertambah) lantas ongkang-ongkang kaki. Melalui serangkaiankerja keras yang penuh semangat, versi perombakan pertama yang dirilissebagai KDE 1.1 hadirbulan Februari 1999, yang disusul dengan perbaikankecil (KDE 1.1.1) bulan Mei dalam tahun yang sama. Tidak kurang, berbagaimedia pun mulai meliput kehadiran sang pendatang baru ini, mulai darimajalah LinuxJournal, eksebisi LinuxWordExpo, hingga arena CeBIT 1999 diHannover. Walhasil, beberapa penghargaan juga berhasil diraih,antara lain LinuxWorld Editor Choice Award 1999, "SoftwareInnovation of theYear" CeBIT 1999, dan Linux Journal 1999 Readers'Choice.

K = Kontroversi ?

Bahagiakah semuanya dengan kedatangan KDE ? Ternyata tidak. Beberapa orang, termasuk RichardStallman, yang dengan keras menyuarakan kampanye Free Software menolak kehadiran KDE. Hal ini bukan karena KDE itusendiri yang nyata-nyata merupakan perangkat lunak yang bebas dan open-source. Alasan utamanya adalah bahwa mereka tidak merasa nyaman karena KDE dibangun dengan toolkit bernama Qt, keluaran dari Trolltech AS, sebuah perusahaan software di Oslo, Norwegia. Hingga saat itu, Qt bukanlah merupakan pustaka yang bersifat open-source. Walhasil, meski KDE benar-benar tergolong open-source, kehadirannya sendiri ditentukan oleh keberadaan Qt yang komersil. Di sisi lain, ada pula orang-orangyang tidak peduli dengan urusan lisensi seperti misalnya Linus Torvalds yang memberikan komentar:

My opinion on licenses is that "he who writes the code gets to
chose his license, and nobody else gets to complain". Anybody
complaining about a copyright license is a whiner.
Persoalan Qt ini meluas sehingga akhirnya muncullah berbagai gagasan untuk mengatasi permasalahan ini. Yang paling sederhana tentu adalah dengan membuat Qt menjadisebuah produk open-source. Trolltech sendiri telah diminta oleh berbagai kalangan untuk melakukannya. Akan tetapi, karena model bisnis Trolltech tidakmengijinkan hal ini, maka keinginan tersebut tidak dapat diakomodasi.
Lahir pulalah sebuah proyek yang bernama Harmony. Tujuannya adalah menciptakan versi Qt yang open-source. Pengembangannya sendiri benar-benar di luar Trolltech dantidak bersangkut paut dengan Qt yang asli. Diharapkan, jika kelak proyek Harmony tuntas, maka semua perangkat lunak yang memanfaatkan Qt (jelas termasuk KDE) dapat dialihkan untuk menggunakan pustaka Harmony tanpa perlu mengubah programnya sedikit pun. Idenya kurang lebih serupa dengan Mesa3D yang merupakan implementasi open-source dari OpenGL. Dalam perkembangannya, proyek Harmony tidak menarik bagi banyak developer sehingga mati perlahan-lahan dan resmi ditutup pada Januari 1999.
Titisan Viking Norwegia, negara yang mojok di utara Eropa ini barangkali populer karena bangsa Vikingnya yang melegenda, sebut saja Eric Si Merah yang menguasai Greenland. Kisah kerakyatannya juga tidak kalah masyhur, trollalias monster kuno yang mengerikan (dan setidaknya dicukilkan di Lord of TheRing dan Harry Potter) disebut-sebut berasal dari daerah mereka. Di abad informasi seperti sekarang, Norwegia bagi kalangan pengamat software sering langsung terasosiasikan dengan Trolltech, sebuah perusahaan yang bermarkas di Oslo dan memproduksi tookit bernama Qt (perhatikan sama namaTrolltech yang masih  mengandung troll). Tetapi tunggu dulu, dikota yang sama ada pula Opera Software yang menghasilkan Opera, browser yang mengklaim diri sebagai yang tercepat di muka bumi. Bukan kebetulan kalau versi Linux dari Opera dikembangkan menggunakan Qt. Selain berlandaskan justifikasi teknis, langkah demikian juga seakan ingin mempertontonkan kekompakan mereka, cucu-cucu bangsa Viking.
Pilihan lain yang akhirnya sukses adalah mengembangkan lingkungan desktopalternatif yang sejajar dan dapat menggantikan KDE. Inilah yang dirintisoleh Miguel de Icaza dengan proyek GNOME (GNU Network ObjectModel Environment). Diluncurkan Agustus1997, GNOME dirancang untuk menjadi produk yang benar-benar sesuai standar Free Software Foundation. Karenanya, toolkit grafis yang dijadikan pendukung GNOME adalah GTK+, yakni sebuah pustaka yang sebelumnya dikenal sebagai fondasibagi GIMP (GNU Image Manipulation Program), yang benar-benarfree software (dengan lisensi LGPL).
Kehadiran proyek GNOME dan berbagai tekanan-tekanan dari para advokat perangkat lunak akhirnya mencairkan sikap Trolltech. Akhirtahun 1998, mereka akhirnya memutuskan untuk melepaskan versi Qt untuk Unix/X11 dengan QPL (Qt PublicLicense) yang menjadikanQt sebagai produk open-source. Sekitar dua tahun kemudian, Trolltech juga menambahkan pilihan kemungkinan lisensi dengan GNU GPL(General Public License)versi 2.
Tentu saja, Qt yang menjadi open-source tidak menyebabkan proyek GNOME berhenti.Karenasudah terlanjur jalan, maka melewati masa-masa awal pengembanganyangberliku-liku, tim GNOME dengan komandan Miguel de Icaza akhirnyamelepas GNOME1.0 pada bulan Maret 1999. Rilis yang dilakukan diLinuxWord Expo ini gaungnyamendunia dan memikat berbagai pihak yangmencari alternatif dari KDE.
GNOME
1
GNOME yang menjadi pesaing KDE
Persaingan antara KDE dan GNOME semakin diperpanas ketika Red Hat mengemas GNOME sebagaipilihan default. Linux Mandrake, sebuah distro yangsekarangdikenal user-friendly, mulanya sendiri lahir sebagai varian Red Hat tetapi menggunakan KDE sebagai default, versi paling awalnya keluar di bulan yang sama dengan dirilisnya KDE1. Sementara itu, SuSE tetap setia dengan KDE bahkan hingga saat sekarang.
Banyak pihak yang melihat bahwa perseteruan KDE vs GNOME sebagai hal yangburuk. Jikalah kedua tim bergabung, maka tentu hasilnya akan lebih dahsyat dan tidak akan energi yang terbuang percuma. Di sisi lain, justruadanya persaingan seperti ini akan memancing kemunculan inovasi yangmembuat masing-masing kubu menjadi semakin kompetitif. Sementara itu,secara teknis sendiri tim developer KDE dan GNOME menggunakan pendekatandan teknologi yang berbeda, dan sudah barang tentu akan memakan waktu dantenaga untuk saling diselaraskan.
Bagi kebanyakan pemakai komputer, baik KDE ataupun GNOME bisa saja dianggapsebagai berkah. Toh, kelebihan penggunaan free software adalahadanya kebebasan penuh. Yang tidak suka KDE tinggal beralih ke GNOME,sementara itu yang merasa seleranya tidak pas dengan GNOME bisa menggunakan KDE. Benar-benar pilihan yang bebas !
Setelah edisi pertama lepas, para developer KDE yang jumlahnya sedikit demisedikit bertambah memfokuskan diri untuk KDE 2. Berbeda dengan KDE 1,maka KDE 2 akandibangun berlandaskan Qt 2. Dibandingkan pendahulunya,versi kedua dari Qt inimempunyai banyak fitur baru seperti misalnyadukungan Unicode, theme, XML, danbanyak hal lagi.

KDE 2: Serasa Terlahir Kembali

Mengingat beberapa bagian utama dari Qt 2 sama sekali berbeda dengan Qt 1, mautidak mau KDE juga mengalami perombakan total. Tidak salah jika dikatakanbahwa KDE 2 adalah versi yang benar-benar baru, berbeda total dengan KDE 1.Tentu saja, pengembangannya sendiri tetap menyandang tujuan yang tetapsama: menghadirkan antarmuka grafisyang nyaman dan mudah digunakan.
Beberapa bagian internal KDE juga harus ditulis ulang, baik karena desain awalyang salah maupun demi efisiensi yang lebih baik. Sebagai contoh, panel di KDE 1 telah menjelma menjadi Kicker di KDE 2 yang lebih tangkas danmenarik. Teknologi pendukung seperti KIO pun dibangun untuk memudahkan akses data dengan mudah keberbagai device, seperti disket, drivejaringan, share pada Windows SMB,d an bahkan akses data via protokolseperti HTTP dan FTP.
Sadar bahwa Internet adalah tren masa depan, tim KDE juga merancang lingkungan desktop yang bersifat Internet-ready. Walhasil, dimulailah polesan yanglebih baik terhadap KMail dan KNode yang menjadi programfavorit untuk akses e-mail dan newsgroup. Penggunaan KIO dengan baik juga menghasilkan network-transparencyyang sangat mendukung penggunaan sebuah desktop oleh pemakainya. Sebagai ilustrasi, saat mengedit sebuahfile, akan sama saja prosedurnya apakah file tersebut bercoko ldiharddisk lokal maupun tersimpan server FTP yang remote. Tidak perlu repot-repot upload secara manual.
KDE 2
Generasi kedua KDE
Beberapa programer juga menyadari pentingnya keberadaan sebuah browser web yang bisa diandalkan. Microsoft mengemas Internet Explorer sebagai bagian dari Windows, jadi mengapa hal yang sama tidak bisa dilakukan untuk KDE ? Mengingat ketika sekitar tahun 1999 Mozilla baru dilepas dari Netscape dan terbukti sama sekali tidak stabil, tim KDE memutuskan untuk mengembangkan sendiri engine untuk membangun sebuah browser web yang mendukung penuh HTML 4 dan CSS (yang akhirnya dibaptis sebagai KHTML). Aplikasi baru yang bernama Konqueror muncul ke dunia, sebuah file manager yang juga browser web (yang pastilah memanfaatkan KHTML).
Seiring dengan semakin stabilnya fondasi lingkungan desktop yang dibangun oleh berbagailibrary KDE, maka sekelompok programer KDE juga mulai memikirkan untuk mengembangkan tambahan aplikasi KDE yang lebih serius. Karena dunia Linux miskin dengan IDE(Integrated Development Environment) yang notebene sangat berfaedah untuk para developer, maka hadirlah KDevelop, sebuah IDE modern yang berbasis KDE. Dikemas bersama KDE 2, debut pertama KDevelop (juga dilengkapi debuggeryang terintegrasi) langsung membuat gebrakan yang manis dan lekas menjadi pilihan banyak programer tatkala ingin mengembangkan aplikasi grafis untuk Linux.
Sebagai sang pendahulu, KDE 1 sering dicemooh terlalu mencoba tampil mirip dengan Microsoft Windows. Melalu dukungan widget style yang ada ditawarkan Qt2, maka KDE 2 tidak lagi dapat disebut sebagai tiruannya Microsoft Windows.Dengan berbagai pilihan style yang ada, sebuah desktop yang menggunakan KDE 2 bisa saja dibuat serupa dengan Mac, Windows, BeOS, Motif, atau berbagai ragam pola tampilan yang lain. Kalau sebelumnya KDE 1 masih mentoleransi user dengan keterbatasan warna pada monitornya, maka seiring dengan meluasnya kartu grafisyang menghadirkan kekayaan True Color, maka KDE 2 juga menghadirkan ikon dan tata warna yang lebih kaya akan nuansa.
Kira-kira setahun menjelang rilis, diselenggarakan pula KDE Two, sebuah hackfest di Erlangen, Jerman yang tidak hanya untuk mengikuti tradisi KDE 1.x, tetapi juga menjadi ajang tukar pikiran sejumlah developer inti KDE yang memang kebanyakan berdomisili di Eropa.
Belakangan terbukti bahwa menulis ulang KDE sehingga dapat memanfaatkan sepenuhnya kekuatan Qt 2 memakan waktu dan energi yang besar. Berbeda dengan KDE1.x yang relatif sederhana, KDE 2 adalah proyek yang lebih serius. Developernya juga semakin tidak main-main, sebelum akhirnya dirilis Oktober 2000, KDE 2 telah melewati 5 versi beta dan 1 RC (Release Candidate). Ketika itu adalah Waldo Bastian (yang bekerjadi SuSE) bertindak selaku sang release coordinator.
Karena meningkatnya dukungan Unicode, maka KDE mulai dapat digunakan dinegara-negara yang menggunakan aksara non Latin, seperti misalnya Arab, Jepang, Korea, Rusia,Cina, dan banyak lagi. Memang, standar Unicode mengijinkan karakter yang lebih universal (yang tidak akan tertampung oleh himpunan karakter ASCII semata). Hal ini juga berarti secara langsung basis pengguna KDE meningkat drastis, tidak melulu mereka yang memanfaatkan huruf-huruf Latin saja.
Sekali lagi, kesuksesan rilis KDE 2 juga menyebabkan beberapa perhargaan berhasil disabet, antara lain Show Favorite dan Linux Community Award diajang LinuxWorld Expo 2000, Frankfurt, baik Editor's Choice 2000 maupun Reader's Choice 2000 dari LinuxJournal, Best Open Source Project di LinuxWord Expo 2001 San Francisco, Reader's Choice Award dari LinuxJournal 2001, dan masih banyak lagi.
Beberapa versi perbaikan yaitu KDE 2.1 dan KDE 2.2 juga menyusul rilis KDE 2.0. Selain perbaikan bug, terdapat juga penambahan fitur dan optimasi di versi-versi tersebut, antara lain dengan hadirnya KPersonalizer untukmelakukan kustomisasi desktop dengan cepat, restrukturisasi Control Center untuk kemudahan, serta peningkatan kualitas Konqueror.

Tonggak Sejarah KDE
Oktober 1996: KDE lahir dari inisiatif Matthias Ettrich
Agustus 1997: KDE-One, hackfest pertama di Arnsberg (Jerman)
Juli 1998: Versi pertama, KDE 1.0 dirilis setelah 4 versi Betanya diujikan dalam 7 bulan terakhir
Februari 1999: KDE 1.1, versi perbaikan dari KDE 1.0
Oktober 1999: KDE-Two, sebuah acara hack-fest diselenggarakan di Erlangen (Jerman)
September 2000: Trolltech mengumumkan bahwa Qt resmi dilisensi menggunakan GNU GPL (General Public License)
Oktober 2000: KDE 2.0 dilrilis (setelah melalui 5 versi Beta dan satu Release Candidate)
Februari 2001: KDE 2.1
Agustus 2002: KDE 2.2
April 2002: Generasi ketiga, KDE 3.0 dirilis
Maret 2003: KDE 3.1: stabil, aman, indah

Teknologi KParts untuk Konqueror dan KOffice

Yang namanya teknologi komponen ternyata mulai menjamur. Berbagai pihak yang berkepentingan dengan pengembangan software hampir tidak melewatkan kesempatanuntuk menanamkan investasi dalam penelitian di bidang ini. Bisa dimengerti, dengan membuat sebuah aplikasi terdiri atas jalinan berbagai komponen yang saling berinteraksi, hal tersebut akan meningkatkan modularitasnya. Belum lagi, kemudahan mengembangkan satu komponen tanpa terlalu bergantung kepada komponen yang lain.
Tercatat Microsoft-lah yang gigih di garda terdepannya dengan teknologi COM (ComponentObject Model) yang belakangan diimplementasikan dalam OLE (Object Linking andEmbedding) dan ActiveX. Sederhananya, tatkala Anda menyisipkan sebuah laporan keuangan Microsoft Excel dalam dokumen Microsoft Word, maka secara tanpa sadar Anda sudah menjadi "korban" dari teknologi komponen ala Microsoft.
KDE pun tidak mau ketinggalan. Dipelopori oleh Torben Weis, dicanangkanlah proyek kecil untuk menghasilkan teknologi komponen di KDE yang dinamakansebagai OpenPart. Mula-mula OpenPart mengandalkan enkapsulasi interface dengan CORBA (Common Object Request Broker Architecture) yang relatif populer di dunia middleware. CORBA memang terbukti andal dan network-ready. Sayang, untuk penggunaan di dunia desktop, OpenPart yang berbasis CORBA terlalu lamban, bahkan dengan hingga batas yang susah ditolerir. Belum lagi kompleksitasnya yang cukup tinggi, membuat hanya sedikit developer yang punya pengetahuan cukup untuk mengembangkan komponen dengan OpenParts.
Walhasil, terjadilah perombakan besar-besaran. OpenPart ditulis ulang dan direinkarnasi sebagai KParts. Terbukti, desain yang digagaskan dalam KParts terbilang sederhana dan mudah dipelajari namun menyimpan potensi yang lengkap untukmembangun komponen yang modern. Tidak hanya developer inti KDE seperti David Faure atau Simon Hausmann (yang memang terlibat langsung dipengembangan KParts), banyak programer KDE pun dapat mengambil manfaat dari teknologi KParts tanpa bersusah payah menyelami intisari CORBA terlebih dahulu.
Bila Anda sesehari menggunakan Konqueror, maka sesungguhnya Anda telah mendayagunakan kemampuan KParts. Sebagaimana telah disebutkan, KHTML adalah engineyang digunakan Konqueror dan diimplementasikan sebagai sebuah komponen KParts. Masih banyak lagi komponen lain, seperti misalnya untuk menampilkan citra, mengedit file teks, GhostScript dan sebagainya. Tidak heran jika Konqueror yangmendukung penuh KParts dapat bertindak sebagai universal viewer bagi file-file yang dikenali KDE (dan tersedia komponennya). Klik saja sebuah file PDF dalam Konqueror dan Anda akan dengan mudah melongok isinya. Hal yang sama untuk file teks, citra JPEG, PNG, PostScript, dan sebagainya.
Konqueror
Konqueror: browser, file manager, sekaligus universal viewer
KOffice, sebuah proyek ambisius yang bertujuan menghasilkan paket office terintegrasi untuk KDE, ternyata juga aplikasi yang dibangun berlandaskan KParts. Pada rilis awal KOffce 1.1, dengan David Faure yang saat itumasih bekerja untuk Mandrake berperan selaku release coordinator, terdapatbeberapa aplikasi seperti KWord (pengolah kata), KSpread (spreadsheet), KPresenter (presentasi), Kivio (diagram dan flowchart), serta KIllustrator (grafik vektor). Walaupun masih terbilang belia, KOffice sudah cukup fungsional dan memberikan harapan yang cerah di masa depan. Dengan berbasis KParts, akan sangat mudah bagi aplikasi-aplikasi KOffice untuk saling bertukar data, seperti misalnya menyisipkan lembar kerja KSpread di dalam dokumen teks di KWord.

Semakin Mantap dengan KDE 3

Kalau migrasi dari KDE 1 ke KDE 2 dirasakan sebagai perubahan yang drastis,makaberalih dari KDE 2 ke KDE 3 tidaklah demikian. Hal ini juga dipengaruhi kenyataan bahwa Qt 3 (yang menjadi fondasi KDE 3), secara hati-hati sudah dirancang agar tidak membawa perbedaan yang berarti dengan Qt 2. Karenanya,proses rilis KDE 3 sendiri lebih cepat dan tidak lagi berlarut-larut. Hanya sekitar setengah tahun lepas dari beredarnya KDE 2.2, KDE 3.0 sudah muncul kedunia, dengan Dirk Müller berperan sebagai releasecoordinator.
Mengingat waktu pengembangannya sendiri relatif singkat, tersisa banyak fitur yang diwariskan ke KDE 3. Walaupun demikian, perbaikan di sana sini (termasuk berbagai bugfix) tetap dilakukan seperti peningkatan kecepatan JavaScript dan Dynamic HTML untuk Konqueror, dukungan IMAP di KMail, style dan theme yang kian lengkap, dan banyak lagi. Yang menarik adalah bahwa KDE 3 lebih cepat dan lebih irit memori dibandingkan dengan versi sebelumnya, sesuatu hal yang jarang terjadi di dunia perangkat lunak komersil.
Sebuah paket aplikasi yang bernama KDE Edutainment juga memulai kiprah pertamanya berbarengan dengan KDE 3. Terdiri atas beberapa program "belajar sambil bermain", KDE Edutainment sangat tepat untuk anak-anak dan kaum remaja. Lihat saja koleksi aplikasinya, KTouch untuk latihan mengetik, KStar yang mensimulasikan peta langit, KVocTrain guna melatih kosakata, dan banyak lagi.
KDE 3 pun membawa tingkat konfigurasi ke arah yang heboh. Sebuah situs web www.kde-look.org muncul di tengah komunitas pengguna KDE yang menawarkankoleksi berbagai macam goodies, mulai dari style baru yang bisa menyulap KDE seindah MacOS, ikon-ikon bergaya Windows XP, tata warna alternatif, dan banyak lagi.
Dan, setelah nyaris setahun, barulah keluar KDE 3.1, sebuah perbaikan atasrilis KDE 3.0. Yang menyolok dari KDE 3.1 adalah karena waktu pengerjaannya cukup lama,bahkan hingga melewati tiga versi beta dan tujuh RC (Release Candidate). Satu hal yang sempat menunda rilisnya adalah dilakukannya security audit. Sebagaimana layaknya sebuahperangkat lunak yang dilepas ke publik, keamanan adalah isu yang mengingat.Tidak ada pengguna yang menginginkan lingkungan desktopnya mendadak di-crack oleh pihak-pihak jahil, hanya gara-gara remote exploit yang belum dibenahi.
KDE 3.1
KDE 3.1, yang paling terbaru dari KDE.
Tentu, ada juga imbuhan segudang fitur baru di KDE 3.1 seperti misalnyatampilanmodern dengan Keramik dan ikon Crystal, peningkatan kecepatan Konqueror, kompatibilitas yang lebih baik di KHTML, dukungan KMail S/MIME untuk attachment, fasilitas desktop sharing yang built-in, tambahan berbagai game, adanya download manager, dan banyak hal baru lainnya.
Perjalanan KDE yang telah melewati masa balitanya tidak membuat sekitar 800-an kontributor KDE lantas menjadi berpuas diri dan berhenti berinovasi. Rencana dan jadwal kegiatan sudah dibangun bersama-sama untuk generasi KDE berikutnya, termasuk KDE 3.2 yang kemungkinan hadir sekitar musim semi tahun ini.
Beberapa tambahan aplikasi akan ikut menyemarakkan KDE 3.2, seperti misalnya Kopete untuk instant messaging yang mendukung AIM, ICQ, Yahoo, dan banyak lagi atau Umbrellountuk pemodelan dengan UML. Melongok kesuksesan Ximian dengan Evolution-nya, tim KDE juga mencanangkan Kontact, aplikasi khusus PIM (Personal Information Management) yang mirip-mirip dengan Outlook. Dengan menggabungkan aplikasi mail, kalendar, dan dibubuhi dengan fitur groupware tentu diharapkan Kontact dapat menjadi pertimbangan bagi mereka yang ingin bermigrasi dariOutlook.
Di tengah hiruk-pikut kampanye .NET oleh Microsoft, segelintir orang mulai mengeksplorasibahasa C# (baca: C Sharp) yang diciptakan Microsoft khusus untuk platform.NET-nya tersebut. Mono, sebuah program yang juga open-source, telah merintis jalan panjang yang memungkinkan aplikasi .NET dijalankan di Linux, jelas dengan menggunakan C#. Dalam kaitannya dengan KDE, binding dari C# ke Qt telah berhasil diwujudkan denganproyek Qt#. Bukan mustahil bahwa dalam waktu dekat KDE# juga akan lahir, yang berarti aplikasi KDE bisa dibangun dalam kerangka C#.
Generasi ketiga KDE dirumorkan akan berumur cukup panjang, bahkan mungkin hingga versi3.6. Setelahnya, ketika Windows XP dan MacOS X mulai terasa usang, barulah barangkali KDE 4 bakal lahir ke dunia. Kita nantikan bersama !

Salam dingin TKJ
pada kesempatan kali ini ane pengen berbagi tentang jenis-jenis distro pada linux, kalo agan pengen nyobain semua silahkan, NB : bagi yg kuat imannya…, wkwkwkwk :)
oke, langsung ke TKP jha gan….:P
Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.
Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.
Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal.
Berikut daftar distro linux yang ane tau…, :)

Distribusi bebas berbasis Debian

  • 64Studio
  • Adamantix
  • Amber Linux
  • BeatrIX
  • Bonzai Linux
  • Debian
  • Debian-BR-CDD
  • DeveLinux
  • Dreamlinux
  • Elive
  • Finnix
  • GenieOS
  • Gnoppix
  • gOS linux
  • Guadalinex
  • Hiweed
  • Kalango
  • Kanotix
  • Knoppix
  • Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • Kurumin
  • LinEx
  • Loco Linux
  • MeNTOPPIX
  • Morphix
  • NepaLinux
  • PingOO
  • Skolelinux
  • Sun Wah RAYS LX
  • Symphony OS
  • Ubuntu
    • Gethux Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • linux mint
    • Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
    • Edubuntu
    • Kubuntu
    • Xubuntu
    • De2
  • Xandros
  • Zen Linux

 Distribusi berbasiskan RPM

  • aLinux
  • ALT Linux
  • Annvix
  • Ark Linux
  • ASPLinux
  • Aurox
  • Berry Linux
  • BLAG Linux and GNU
  • BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • Caixa Mágica
  • cAos Linux
  • CentOS
  • Cobind
  • Conectiva
  • EduLinux
  • Engarde Secure Linux
  • Fox Linux
  • IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)
  • Linux Mobile System
  • Magic Linux
  • Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)
  • NOPPENLINUX
  • PCLinuxOS
  • PCQLinux2005
  • PLD Linux Distribution
  • QiLinux
  • Red Hat Linux:
    • Fedora Core
    • Red Flag Linux
    • Scientific Linux
    • Vine Linux
    • White Box Enterprise Linux
    • Yellow Dog Linux
  • Sesco Linux
  • SUSE Linux
  • Tinfoil Hat Linux
  • Trustix
  • Ulteo
  • YOPER (“Your Operating System”)

 Distribusi bebas berbasis Slackware

  • AliXe
  • Austrumi
  • BackTrack
  • Bluewhite64 Linux
  • CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • College Linux
  • Cytrun Linux
  • DARKSTAR
  • DeepStyle
  • easys GNU/Linux
  • Frugalware
  • Hardened Linux
  • Kate OS
  • MooLux
  • Plamo Linux
  • SLAX
  • Sauver
  • Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • Slackintosh
  • Slackware
  • Slamd64
  • Splack Linux
  • targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • TopologiLinux
  • Truva Linux
  • Ultima Linux
  • Vector Linux
  • Wolvix
  • 0x7F GNU/Linux
  • ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  • Zenwalk Linux (dulu MiniSlack)

 Distribusi bebas berbasis lainnya

Distribusi-distribusi Linux berikut ini memakai sistem manajemen paket sendiri, gabungan atau tidak sama sekali
  • Arch Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
  • Coyote Linux (distro Router/firewall)
  • CRUX (menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-style initscripts)
  • DD-WRT (embedded firewall)
  • DeLi Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
  • Devil-Linux (distro firewall/router/server)
  • DSLinux (Linux untuk Nintendo DS)
  • dyne:bolic (instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori tertentu)
  • Familiar Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
  • Fli4l (distro yang muat dalam satu floppy disk)
  • Foresight Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  • FREESCO (router)
  • GeeXboX (media center)
  • GoboLinux (manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
  • Hikarunix (distro khusus untuk main Go)
  • IPCop (distro Router/firewall)
  • iPodLinux (linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
  • Jlime (distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
  • Lunar Linux (distro berbasis source code)
  • MCC Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester Computing Centre di bulan February 1992)
  • MkLinux distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach microkernel)
  • Mobilinux (buatan Montavista untuk smartphones)
  • MontaVista Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
  • NASLite (distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage / NAS)
  • Nitix (autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
  • OpenWrt (embedded firewall)
  • Pardus (buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR configuration framework)
  • PS2 Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game console)
  • Puppy Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga bisa menggunakan paket Slackware)
  • Rocks Cluster Distribution (untuk computer cluster = gabungan beberapa komputer menjadi satu super komputer)
  • rPath (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  • Sentry Firewall (firewall, server sistem)
  • SliTaz GNU/Linux
  • Smallfoot
  • SmoothWall (router/firewall)
  • Softlanding Linux System (salah satu distro tertua, dibangun tahun 1992-1994; basis awal Slackware)
  • Sorcerer (berbasis source code)
  • Source Mage GNU/Linux (berbasis source code)
  • Tinfoil Hat Linux (distro floppy-disk)
  • tomsrtbt (root boot disk)
sekian dulu dari ane gan, kalo ada yang kurang boleh komen nya… :)


POST ( POWER ON SELF TEST )
POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.
POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.
1) Prosedur POST (Power on Self-Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.
2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)
Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
CPU dan Monitor mati, tidak ada beep 1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V2. Power supply
2
CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep 1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor2. Monitor
3
CPU hidup, Monitor Mati, ada beep Disesuaikan dengan beep
Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Kode Beep AWARD BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek PC dalam keadaan baik
2
1 beep panjang Problem di memori
3
1 beep panjang 2 beep pendek Kerusakan di modul DRAM parity
4
1 beep panjang 3 beep pendek Kerusakan di bagian VGA.
5
Beep terus menerus Kerusakan di modul memori atau memori video
Kode Beep AMI BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek DRAM gagal merefresh
2
2 beep pendek Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3
3 beep pendek BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4
4 beep pendek Timer pada sistem gagal bekerja
5
5 beep pendek Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6
6 beep pendek Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7
7 beep pendek Video Mode error
8
8 beep pendek Tes memori VGA gagal
9
9 beep pendek Checksum error ROM BIOS bermasalah
10
10 beep pendek CMOS shutdown read/write mengalami errror
11
11 beep pendek Chache memori error
12
1 beep panjang 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak
13
1 beep panjang 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal
Kode Beep IBM BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
Tidak ada beep Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3
beep terus menerus Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4
Beep pendek berulang-ulang Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep pendek Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8
3 beep panjang Keyboard error
9
1 beep, blank monitor VGA card sirkuit
Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.
Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:
Keyboard error : untuk masalah pada keyboard
CMOS error : cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
HDD not Install : harddisk tidak terpasang
Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.
3) Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-Test)
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.

Cara instalasi windows 7 sedikit berbeda dengan cara instalasi windows XP. kali ini akan berbagi tips cerdas cara intall windows 7 lengkap dengan gambarnya untuk mempermudah penjelasan tips ini. Selamat mencoba :-)
Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari windows 7 yaitu :
Kelebihan :
  1. proses boot/shut down lebih cepat
  2. konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit
  3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
  4. Tampilan Lebih bagus dari segi 3 demensinya yang menonjol
  5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.
Kelemahan / Kekurangan :
  1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7
  2. Bug pada Windows Player 12
  3.  Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
  4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7
Cara instal windows 7 lengkap dengan gambar adalah sebagai berikut ini (pastikan Anda mengikutinya langkah demi langkah)
1. Pastikan dari BIOS booting komputer Anda di setting untuk DVD

2. Masukkan DVD windows 7

3. Tekan sembarang tombol saat muncul boot from cd or dvd

cara install windows 7 beserta gambar image

4. Akan terlihat gambar seperti dibawah ini

cara install windows 7 beserta gambar image

5. Pilihlah Indonesian pada Language, time, currency, and location

cara install windows 7 beserta gambar image

6. Tekan tombol install

cara install windows 7 beserta gambar image

7. Tunggulah beberapa saat proses ini

cara install windows 7 beserta gambar image

8. Centang pada I accept the license terms sebagai persetujuan penggunaan windows 7 kemudian klik next

cara install windows 7 beserta gambar image

9. Pilih saja custom (advanced) untuk memilih di drive mana windows 7 akan di install

cara install windows 7 beserta gambar image

10. Anda bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini, saya sarankan bagilah hardisk Anda minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next dengan asumsi Anda akan mempartisi hardisk setelah instalasi windows 7 selesai.

cara install windows 7 beserta gambar image

11. Tunggulah proses ini beberapa saat

cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image
cara install windows 7 beserta gambar image

12. Secara otomatis windows akan restart

cara install windows 7 beserta gambar image

13. Setelah restart akan muncul gambar berikut ini

cara install windows 7 beserta gambar image

14. Tunggulah proses Setting up the services hanya beberapa saat saja

cara install windows 7 beserta gambar image

15. Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis

cara install windows 7 beserta gambar image

16. Masukkan Nama User dan Nama Komputer sesuka Anda

cara install windows 7 beserta gambar image

17. Jika perlu password ketikkan passtwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika Anda tidak ingin mempassword user Anda

cara install windows 7 beserta gambar image

18. Masukkan product key serial number windows 7 Anda

cara install windows 7 beserta gambar image

19. Pilihlah level proteksi keamanan dari Microsoft

cara install windows 7 beserta gambar image

20. Atur Zona waktu Anda (untuk Indonesia +7 dari GMT)

cara install windows 7 beserta gambar image

21. Selamat, windows 7 Anda siap digunakan

cara install windows 7 beserta gambar image
Demikianlah Tips tentang Cara Install Windows 7 Lengkap dengan Gambar semoga membantu Anda. Terimakasih atas kunjungan Anda, semoga menjadikan belajar komputer online kita bermanfaat